Kenali dan kelola sampah B3 dengan benar untuk lingkungan yang lebih sehat.
Sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) adalah jenis sampah atau limbah yang mengandung zat berbahaya dan/atau beracun yang dapat membahayakan kesehatan manusia serta mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan benar. Sampah B3 umumnya berasal dari kegiatan rumah tangga, fasilitas kesehatan, industri, pertanian, maupun bengkel. Karena memiliki sifat beracun, mudah terbakar, korosif, atau reaktif, sampah B3 memerlukan penanganan khusus dan tidak boleh dibuang bersama sampah rumah tangga biasa.
Beberapa contoh sampah B3 yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari antara lain:
Semua jenis sampah tersebut mengandung bahan yang dapat membahayakan manusia dan lingkungan jika dibuang sembarangan.
Pengelolaan sampah B3 harus dilakukan secara hati-hati agar tidak menimbulkan risiko bagi kesehatan maupun lingkungan. Langkah-langkah yang dapat dilakukan antara lain:
Jangan mencampurkan sampah B3 dengan sampah organik atau anorganik. Gunakan wadah khusus yang tertutup dan diberi label.
Simpan sampah B3 di tempat yang aman, kering, dan jauh dari jangkauan anak-anak maupun sumber panas.
Hindari membakar sampah B3 atau membuangnya ke sungai, saluran air, maupun tanah karena dapat mencemari lingkungan.
Sampah B3 sebaiknya diserahkan ke fasilitas atau instansi yang memiliki izin mengelola limbah B3.
Gunakan produk yang lebih ramah lingkungan dan dapat digunakan kembali untuk mengurangi jumlah limbah B3.
Pembuangan sampah B3 secara sembarangan dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, antara lain: